No products in the cart.
Layanan pengurusan izin Site Plan resmi dan profesional. Bantu kelancaran proyek investasi dan pembangunan Anda sesuai peraturan tata ruang yang berlaku.
Site plan adalah gambar dua dimensi yang menunjukkan rencana detail tata letak fisik dari sebuah proyek pembangunan di atas sebidang tanah yang mencakup.

Pemerintah daerah tidak akan mengeluarkan izin mendirikan bangunan seperti PBG (Persetujuan Bangunan Gedung) atau KKPR (Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang) tanpa adanya site plan yang sah.
Tanah adalah aset yang mahal. Site plan membantu arsitek dan developer merencanakan tata letak bangunan secara efisien agar tidak ada lahan yang terbuang sia-sia.
Dalam site plan, sistem utilitas seperti saluran drainase (pembuangan air hujan), letak septic tank, dan pengelolaan limbah dirancang sejak awal.
Site plan mengatur jalur sirkulasi kendaraan dan manusia secara logis. Melalui dokumen ini, perencanaan akses masuk-keluar darurat (seperti jalur mobil pemadam kebakaran atau ambulans), lebar jalan internal, hingga ketersediaan kantong parkir dapat dipastikan aman dan tidak memicu kemacetan.
Bagi developer perumahan, kawasan industri, ruko, atau mall, site plan adalah senjata utama tim marketing. Calon pembeli atau investor dapat melihat langsung visualisasi proyek secara keseluruha

Memeriksa Sertifikat Tanah (SHM/SHGB) untuk melihat batas resmi kepemilikan dan mengurus dokumen KKPR dan Mengetahui luas tanah aktual, bentuk topografi (kontur tanah), serta posisi infrastruktur yang sudah ada di sekitar lahan (seperti jalan raya, tiang listrik, dan saluran pembuangan kota).
Tim surveyor akan turun ke lokasi untuk melakukan pengukuran presisi menggunakan alat seperti Total Station atau Drone GPS
Menganalisis data lapangan untuk menentukan orientasi matahari, arah angin, dan titik akses terbaik untuk keluar-masuk kawasan.
Memisahkan area privat (perumahan/gedung utama), area publik (taman, tempat ibadah) dan Menghitung proporsi lahan berdasarkan aturan daerah, seperti KDB (Koefisien Dasar Bangunan)
Pengembangan desain detail (final drafting) pada site plan mencakup pemetaan presisi seluruh infrastruktur teknis kawasan, mulai dari dimensi dan jarak aman bangunan (GSB), sistem sirkulasi lalu lintas internal, hingga jaringan utilitas terpadu seperti drainase, air bersih, septic tank, dan kelistrikan.
Jawaban ringkas untuk hal-hal yang paling sering ditanyakan.